Adalah Kligmann, serang peneliti kenamaan dunia yang meneliti tentang jerawat, beliau berpendapat bahwa tak ada seorang pun di dunia ini yang luput dari jerawat. Apa sih jerawat (acne) itu, yang kerapkali menjadi momok yang tidak diinginkan bagi kebanyakan orang?
Seperti dilansir dari alodokter.com, jerawat merupakan masalah yang menyerang kulit dengan munculnya tanda berupa bintik-bintik pada beberapa bagian tubuh seperti wajah, leher, punggung, dan dada. Bintik-bintik tersebut dapat berupa komedo hitam, komedo putih, bahkan yang lebih parah dapat berisi nanah dan kista yang biasanya dapat meninggalkan bekas luka.
Jerawat memang sangat menjengkelkan bagi para penderitanya, apalagi jika jerawat tumbuh di wajah, karena selain mengurangi rasa percaya diri, bintik?-bintik pada jerawat juga seringkali menyebabkan kulit terasa panas dan sakit bila disentuh. Namun demikian, jerawat merupakan kondisi yang umum, karena sebagian besar orang pernah mengalaminya.
Lalu apa pemicu timbulnya jerawat?
Dikutip dari laman wikipedia Indonesia, jerawat dapat disebabkan oleh produksi minyak berlebih, sel-sel kulit mati, bakteri, kosmetik, obat-obatan, stress, dan bahkan telepon genggam.
Bagaimana produksi minyak dapat berlebih? hal itu dikarenakan adanya perubahan kadar hormon. Perubahan kadar hormon ini berdampak pada aktivitas kelenjar penghasil minyak yang memproduksi sebum (tumpukan minyak), hingga akhirnya produksi sebum bertambah. Tumpukan minyak yang bercampur dengan bakteri (dihasilkan dari debu/kotoran) dan sel kulit mati dapat menyebabkan tersubatnya pori-pori. Penyumbatan ini dapat mengakibatkan munculnya bintik-bintik yang disebut jerawat.
Lalu bagaimana stres dapat menimbulkan jerawat? Karena seseorang yang sedang stress umumnya menyebabkan terjadinya peningkatan hormon tertentu yang memungkinkan tumbuhnya jerawat.
Bagaimana cara mengatasi jerawat?
Penting untuk mencegah timbulnya jerawat dengan senantiasa menjaga kebersihan kulit. Jika jerawat sudah terlanjur menyerang, dapat dilakukan perawatan dengan sering membasuh area kulit yang berjerawat minimal dua kali sehari dengan air bersih dan sabun wajah (anti acne). Hindari menggunakan kosmetik yang dapat menyebabkan tersumbatnya pori-pori kulit. Dan jangan lupa konsultasikan masalah jerawat pada dokter, jika jerawat masih saja membandel.
Seperti dilansir dari alodokter.com, jerawat merupakan masalah yang menyerang kulit dengan munculnya tanda berupa bintik-bintik pada beberapa bagian tubuh seperti wajah, leher, punggung, dan dada. Bintik-bintik tersebut dapat berupa komedo hitam, komedo putih, bahkan yang lebih parah dapat berisi nanah dan kista yang biasanya dapat meninggalkan bekas luka.
Jerawat memang sangat menjengkelkan bagi para penderitanya, apalagi jika jerawat tumbuh di wajah, karena selain mengurangi rasa percaya diri, bintik?-bintik pada jerawat juga seringkali menyebabkan kulit terasa panas dan sakit bila disentuh. Namun demikian, jerawat merupakan kondisi yang umum, karena sebagian besar orang pernah mengalaminya.
Lalu apa pemicu timbulnya jerawat?
Dikutip dari laman wikipedia Indonesia, jerawat dapat disebabkan oleh produksi minyak berlebih, sel-sel kulit mati, bakteri, kosmetik, obat-obatan, stress, dan bahkan telepon genggam.
Bagaimana produksi minyak dapat berlebih? hal itu dikarenakan adanya perubahan kadar hormon. Perubahan kadar hormon ini berdampak pada aktivitas kelenjar penghasil minyak yang memproduksi sebum (tumpukan minyak), hingga akhirnya produksi sebum bertambah. Tumpukan minyak yang bercampur dengan bakteri (dihasilkan dari debu/kotoran) dan sel kulit mati dapat menyebabkan tersubatnya pori-pori. Penyumbatan ini dapat mengakibatkan munculnya bintik-bintik yang disebut jerawat.
Lalu bagaimana stres dapat menimbulkan jerawat? Karena seseorang yang sedang stress umumnya menyebabkan terjadinya peningkatan hormon tertentu yang memungkinkan tumbuhnya jerawat.
Bagaimana cara mengatasi jerawat?
Penting untuk mencegah timbulnya jerawat dengan senantiasa menjaga kebersihan kulit. Jika jerawat sudah terlanjur menyerang, dapat dilakukan perawatan dengan sering membasuh area kulit yang berjerawat minimal dua kali sehari dengan air bersih dan sabun wajah (anti acne). Hindari menggunakan kosmetik yang dapat menyebabkan tersumbatnya pori-pori kulit. Dan jangan lupa konsultasikan masalah jerawat pada dokter, jika jerawat masih saja membandel.